Mobile
Berikut adalah dasar-dasar dari component mobile.
Scenario
Scenario adalah komponen yang digunakan untuk mengelompokkan action yang akan di run di mobile.
- Buat scenario baru



- Buka app, Click di
create scenario, Masukkan nama scenario, click tombol save di kanan atas.
Permission
Saat scenario di click maka akan muncul dialog permission sebagai berikut.
![]() | Permission ini berfungsi untuk mengizinkan app untuk tampil dan berjalan
di atas app lain yang sedang aktif. Click |
![]() | Turn on di aplikasi AMB, lalu back |
![]() | Kemudian app akan muncul dialog permission lagi yaitu
Click |
![]() | Click pada Installed apps |
![]() | Click pada AMB |
![]() | Turn on, lalu muncul konfirmasi bahwa app ini akan melakukan ull control
di app atas app lain, tapi tidak semuanya, click |
![]() | Maka accesibility app akan |
![]() | Selanjutnya ialah request |
![]() | Click allow |
Basic use
Setelah permission diizinkan, maka app akan tertutup tapi akan muncul floating button di layar.
Tombol dasar
Pada floating button terdapat 5 tombol:
- Play/Pause: Untuk menjalankan scenario atau jeda scenario
- Stop: Untuk menghentikan scenario
- Testing: Untuk testing scenario
- Setting: Untuk menentukan action di scenario
- Move: Untuk menggerakkan floating button
Action
Untuk penjelasan lengkap action bisa di baca di sini . Tapi pada app ada fitur tambahan untuk action, yaitu:
- API
- Copy text
- Link
![]() | API untuk load action dari web admin. Ada 3 cara load action dari API:
Format Action dari API adalah sebagai berikut: |
![]() | Copy Text: untuk menyalin teks yang nantinya bisa di paste saat action berjalan. Masukkan inisial name dan text yang akan di copy |
![]() | Link: Untuk eksekusi URL, di gunakan untuk redirect ke app lain seperti
Tapi bila URL tidak terintgrasi ke app, maka secara default dia akan aksekusi default browser seperti |











